Marmer adalah batuan kristalin kasar yang berasal dari batu gamping atau dolomit. Marmer yang murni berwarna putih dan terutama disusun oleh mineral kalsit.
Marmer atau batu pualam merupakan batuan hasil proses metamorfosa atau malihan dari batu gamping. Pengaruh suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen menyebabkan terjadi rekristalisasi pada batuan tersebut membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi.
Akibat rekristalisasi struktur asal batuan membentuk tekstur baru dan keteraturan butir. Marmer Indonesia diperkirakan berumur sekitar 30–60 juta tahun atau berumur Kuarter hingga Tersier.
Tulungagung adalah salah satu penghasil marmer terlama di Indonesia. PT. DAYACAYO ASRITAMA adalah salah satu penghasil marmer di Indonesia yang membawa nama Indonesia sebagai salah satu produsen marmer di dunia,sekaligus yang terbesar di Indonesia. Saat ini daerah penghasil marmer di Indonesia sudah tersebar luas, antara lain Lampung, Jawa Tengah, Bandung, Sulawesi, Kalimantan, Bangka, dan Kupang,namun marmer terbaik terdapat di Sulawesi Selatan
Rabu, 15 Februari 2012
Selasa, 14 Februari 2012
Tenaga Park Do Hyun Baru Berguna di Putaran Kedua
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi tidak mau terburu-buru mengontrak pemain asal Korea Selatan Park Do Hyun, meski sudah dinyatakan lolos seleksi, Jumat (10/2/2012) kemarin. Sebab tenaga mantan pemain Goyang Kookmin Bank FC ini, baru bisa digunakan Laskar Wong Kito pada putaran kedua Indonesian Super League (ISL) pada awal Maret mendatang.
"Saya rekomendasikan kepada manajemen, dia pemain bagus, tetapi tidak perlu terburu-buru merekrutnya karena tenaganya baru bisa dipakai pada putaran kedua," jelas Kas Hartadi, Sabtu (11/2/2012).
Karena menurut Kas, ranahnya adalah masalah teknis, menyeleksi dan memutuskan bahwa dia pemain berkualitas dan layak dikontrak. Masalah teknis lainnya adalah urusan manajemen SFC."Semuanya saya serahkan kepada manajemen," jelas Kas.
Park Do Hyun memang mencuri perhatian sejak awal kedatangannya dalam seleksi, gelandang usia 31 tahun memiliki kecepatan dan kreatif di lini tengah sebagai seorang pembagi bola. Dia pun pandai menyerang. Do Hyun juga berpengalaman dan matang bermain di National League (N-L) Liga kelas dua di Korea.
"Saya rekomendasikan kepada manajemen, dia pemain bagus, tetapi tidak perlu terburu-buru merekrutnya karena tenaganya baru bisa dipakai pada putaran kedua," jelas Kas Hartadi, Sabtu (11/2/2012).
Karena menurut Kas, ranahnya adalah masalah teknis, menyeleksi dan memutuskan bahwa dia pemain berkualitas dan layak dikontrak. Masalah teknis lainnya adalah urusan manajemen SFC."Semuanya saya serahkan kepada manajemen," jelas Kas.
Park Do Hyun memang mencuri perhatian sejak awal kedatangannya dalam seleksi, gelandang usia 31 tahun memiliki kecepatan dan kreatif di lini tengah sebagai seorang pembagi bola. Dia pun pandai menyerang. Do Hyun juga berpengalaman dan matang bermain di National League (N-L) Liga kelas dua di Korea.
Spanduk Tolak Demo di Rumah SBY Mendadak Bertebaran di Cikeas
BOGOR- Sejumlah spanduk berisi penolakan terhadap demo di kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor mendadak bertebaran.
Berdasarkan pantauan, Rabu (15/2/2012) spanduk-spanduk yang baru terlihat berjumlah lima itu bertuliskan diantaranya 'Warga Cikeas Menolak Aksi Unjuk Rasa di Rumah SBY'. Spanduk-spanduk itu dibentangkan di badan jalan dan pohon-pohon serta di samping papan reklame.
Sementara itu petugas yang terdiri dari kepolisian dan tentara bersenjata lengkap nampak berjaga-jaga di sekitar Puri Cikeas.
Seperti diketahui, aksi untuk menurunkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono nampaknya masih terus terjadi. Kali ini massa yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Duduki Cikeas 2 dari wilayah Jabodetabek akan melakukan aksi ke Cikeas, Kabupaten Bogor meminta agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mundur.
Koordinator lapangan Agus mengatakan aksi yang dilakukan di Cikeas sebagai bentuk kampanye untuk menyatakan bahwa SBY sudah tak layak lagi sebagai presiden.
"SBY sudah tak lagi layak karena tak lagi mampu menyelesaikan berbagai macam persoalan kasus rakyat seperti kasus Bima dan kasus agraria lainnya," katanya saat dihubungi okezone, Rabu (15/2/2012).
SBY Beberkan Kondisi Indonesia ke Dubes Asing
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini memaparkan kondisi perkembangan tanah air Indonesia kepada para duta besar asing. 128 perwakilan asing nampak hadir dalam acara tersebut.
Pemaparan ini dilakukan di ruang Pancasila di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Jalan Taman Pejambon No 6, Jakarta Pusat.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan akan menjelaskan perkembangan Indonesia yang tengah berkembang sebagai Negara Kesatuan Repubrik Indonesia (NKRI).
"Saya akan menjelaskan mengenai perkembangan dari dinamika terkini yang ada di Indonesia," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya di Kemenlu Jalan Taman Pejambon No 6, Jakarta Pusat, Rabu (15/2/2012).
Dalam kesempatan itu, SBY juga menyampaikan selamat tahun baru bagi para duta asing, meskipun terlambat. Dia berharap pada tahun 2012 ini akan menjadi tahun yang lebih baik bagi kemajuan negara-negara di dunia.
"Selamat tahun baru, meski terlambat semoga 2012 ini membawa kebaikan kepada kita smua," kata SBY.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalagawa. Selain itu, hadir pula para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II.
Sopir Bus Maut di Majalengka Positif Pakai Ganja
MAJALENGKA - Sopir dan kondektur bus pariwisata yang menabrak beberapa kendaraan hingga merenggut tiga nyawa di Jalan Raya Cirebon-Bandung, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, positif menggunakan ganja.
Sopir bernama Egi Ginanjar, warga Tasikmalaya sudah dijadikan sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan yang terjadi pada Minggu 12 Februari lalu itu. Sementara kondektur, Agus, warga Bandung, masih berstatus sebagai saksi.
Hasil pemeriksaan urine yang dilakukan petugas Polres Majalengka, Egi dan Agus positif menggunakan ganja. Mereka pun sudah mengakui menggunakan ganja.
Kapolres Majalengka AKBP Lena Suhayati, Rabu (15/2/2012), membenarkan sopir dan kondektur bus positif menggunakan ganja. Namun hingga saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi untuk memperkuat hasil pemeriksaan urine tersebut. Pasalnya sopir dan kondektur mengaku menghisap ganja tiga bulan lalu.
Sementara Egi mengakui dia tidak bisa mengingat apa-apa saat kecelakaan terjadi dan baru sadar setelah terjepit setir bus.
Hal ini diperkuat keterangan Kapolsek Kadipaten Kompol Nino tak lama setelah kecelakaan terjadi. Menurutnya, saat sopir dimintai keterangan di Mapolsek, jawaban yang disampaikan tidak nyambung.
Seperti diketahui kecelakaan bus yang mengangkut rombongan Majelis Taklim Al Shobirin asal Bandung itu terjadi sekira pukul 10.30 WIB. Bus meluncur tak terkendali dekat pasar lama Kadipaten. Akibatnya sebuah truk, empat sepeda motor, dan tiga delman diseruduk bus. Tiga orang tewas dalam kecelakaan itu, seluruhnya adalah warga yang diseruduk bus. Sementara seluruh penumpang bus selamat.
SBY Akui Iparnya Nasabah Bank Century
JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui bahwa adik iparnya merupakan nasabah Bank Century. Namun Presiden membantah bila adik iparnya tersebut terlibat dalam kasus Bank Century yang menalan angka Rp6,7 triliun
Presiden mengatakan bahwa adik kandung Ani Bambang Yudhoyono tersebut telah menjadi nasabah Bank Century sejak dua tahun sebelum terjadinya bailout pada Bank Century.
"Memang yang bersangkutan menjadi nasabah Bank Century jauh sebelum ada bailout yaitu 2008. Hampir dua tahun sebelum bailout, tidak ada kaitanya dengan kasus tersebut," tutur Presiden dalam acara silahturahmi dengan wartawan kepresidenan di Istana Negara Jakarta, Senin (13/2/2012).
Presiden menilai hingga saat ini, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) belum menemukan adanya kerugian negara.
"Laporan saya terima dari menteri saya, tidak ditemukan penyimpangan dari dana bailout dari Rp6,7 karena dana itu menurut BPK belum mengatakan ada kerugian negara," tuturnya.
Diplomat Israel Dioperasi Usai Terkena Ledakan Bom di India
New Delhi - Ledakan bom yang terjadi pada mobil Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di New Delhi, India melukai seorang diplomat wanita. Diplomat ini baru saja menjalani operasi pengangkatan serpihan logam dari tulang belakangnya.
Wanita berusia 42 tahun ini berada dalam mobil dinasnya bersama sopirnya ketika bom meledak. Ledakan tersebut membuat sang diplomat terluka parah dan sempat kritis.
"Dia menderita banyak luka serius akibat serpihan logam. Akibat ledakan tersebut, serpihan logam tajam ditemukan di hati, paru-paru dan tulang belakang," tutur seorang dokter Rumah Sakit Primus New Delhi, Arun Bhanot kepada wartawan dan dilansir oleh AFP, Selasa (14/2/2012).
Sempat mengalami masa kritis, kondisi sang diplomat kini cenderung stabil. Terlebih pasca dilakukan operasi pengangkatan serpihan-serpihan logam yang berasal dari bom.
"Masalah utama ada pada tulang belakangnya. Serpihan logam menimbulkan tekanan pada sarafnya. Dia sempat kesulitan menggerakkan kaki kirinya, tapi sekarang semuanya (serpihan logam) telah diangkat," jelasnya.
Menurut salah satu staf Kedubes Israel, diplomat tersebut bernama Tal Yehoshua Koren. Dia juga merupakan istri atase pertahanan pada Kedubes Israel di New Delhi. Saat itu, Koren tengah dalam perjalanan menjemput anak-anaknya dari sekolah.
Sebelumnya diberitakan, pada Senin (13/2) kemarin, mobil milik Kedubes Israel di New Delhi, India meledak dan terbakar habis. Seorang perempuan yang merupakan diplomat Israel dan sopirnya terluka akibat ledakan ini. Polisi menyebut ledakan ini berasal dari bom yang sengaja ditempelkan oleh pelaku yang mengendarai motor, ketika keduanya berada di persimpangan jalan.
Sedangkan di Tbilisi, Georgia, polisi berhasil menjinakkan bom yang terpasang pada mobil milik Kedubes Israel di sana. Salah seorang staf kedutaan berhasil menemukan bom tersebut dan kemudian menelepon polisi, hingga akhirnya bom tersebut berhasil dijinakkan.
Langganan:
Postingan (Atom)


